7 Februari 2009
Mana mungkin aku…
Mana mungkin aku berani berharap mempunyai suami setampan Yusuf AS, kalau parasku tak secantik Zulaikha?
Mana mungkin aku berani berharap mempunyai suami sehanif Ibrahim AS, kalau aku tak setegar Siti Hajar?
Mana mungkin aku berani berharap mempunyai suami sebijak, selembut, sesholeh dan sesempurna Muhammad SAW kalau aku tak sedewasa, sedermawan, dan selembut Siti Khodijah?
Mana mungkin aku berani berharap mempunyai suami sebaik Ali RA, kalau aku tak sezuhud Fatimah?
Bukankah Allah menyediakan pasangan yang sesuai dengan keadaan kita?
Jika kita ingin mendapat yang baik, maka tak ada cara lain selain kita yang terlebih dahulu memperbaiki diri….
Tulisan yang ditujukan untuk diri pribadi, tentu saja.
Suatu siang yang cerah dengan cercauan burung2 dan sisa2 hujan kmrn…..
Benar2 dingin, karena akhir2 ini Bandungku menangis lagi! (T_T)
isinya masalah kawin2 ya nyen
BalasHapusitu PHM nya dah ketemu to pass nya. awas lho ya gak diupdate !!!!
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusehehe...
BalasHapustenang tar PHM sy isi ttg yg desperate2nya hahaha...