Sabtu, 18 Desember 2010

menjadi bijaksana terhadap kebahagian orang2 yang dahulu pernah mencintai dan dicintai kita...


*menjadi bijaksana terhadap kebahagian orang2 yang dahulu pernah mencintai dan dicintai kita...*
mungkin berat, tapi belajarlah untuk itu..
belajar untuk tidak iri terhadap apa yang Allah berikan untuknya...
belajar tidak membeci mereka yang mungkin telah mencampakkan kita...
bahkan belajar berbahagia melihat mereka sekarang lebih bahagia walau tanpa kita disampingnya...
jika bukan mereka yang Allah takdirkan, makan belajarlah berkeyakinan yang kuat bahwa Allah menakdirkan seseorang yang bersamanya kita menjadi lebih dewasa, lebih matang dan setelah itu kaupun akan menjadi lebih bahagia...
semoga kita semua bisa demikian

buat orang2 yang pernah mencintai dan dicintaiku semoga Allah memberikan keberkahan hidup dan kebahagiaan di dunia dan di akherat kepada kalian. hehehe...

kt tmn mentoring, dr slh satu ustadzah : doa ada 2, doa yg kita paksakan dan doa yg kita ga bisa paksakan.

doa yg kita boleh memintanya dg memaksa (bnr2 mharap) adalah doa minta diksh ketetapan iman, doa mmohon ampunan, minta syafa'at dr Rosul, doa minta syurga, dll yg sejenis.

doa yg kita g bisa maksa untk dikabulkan adalah doa minta pekerjaan (misal: jd PNS di slh instansi, doa minta jodohnya ma org ttertentu, misalnya Irvan Bachdim (pemain Timnas sepak bola, heuheu.. alay gini), minta jabatan, dll yg sejenis.

tp apapun itu, kudu ikhtiar n berdoa. setelah berdo'a, biarkanlah Allah Pemilik jiwa dan raga kita mnentukan putusannya.

Apapun itu, walo mnurut kita ga sesuai dg yg kita pngin pasti itu tbaik buat kita. (liat Q.S. Al-Baqarah:216)..

slg mengingatkan y prens..

Allah ma'akum 'ainama kuntum...

wallahu a'lam....